Budaya kerja yang kuat tidak dibangun oleh slogan, tetapi oleh perilaku yang ditunjukkan setiap hari oleh pemimpin.
Banyak perusahaan berharap budaya kerja yang baik dapat tercipta hanya dengan membentuk divisi HR. Padahal, budaya perusahaan tidak lahir dari buku pedoman atau poster motivasi. Budaya dibentuk oleh perilaku yang setiap hari ditunjukkan oleh owner dan para pemimpin.
Jika pimpinan datang terlambat tetapi menuntut disiplin, jika pemimpin tidak mau mengakui kesalahan, atau jika kejujuran hanya menjadi slogan, maka karyawan akan belajar dari perilaku tersebut, bukan dari aturan yang tertulis.
Peran HR adalah menerjemahkan nilai perusahaan ke dalam proses rekrutmen, onboarding, pengembangan karyawan, penilaian kinerja, hingga sistem penghargaan dan konsekuensi yang konsisten.
PhilAr HR Consultancy membantu perusahaan menerjemahkan nilai-nilai budaya ke dalam sistem HR sehingga budaya tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi kebiasaan di seluruh organisasi.
www.philarhrconsultancy.com